tanggamus

20 Jan
Februari Setiap Kantor Satker Mulai Dijaga Pol PP
Diposting oleh: Sofyan   
Selasa, 15 Januari 2013

Anggota satpol PP akan kembali aktif berjaga disetiap satker pada bulan Februari mendatang

KOTAAGUNG–Pemerintah kabupaten (Pemkab) Ta­nggamus bakal menempatkan kembali anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk berjaga di setiap kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Tanggamus. Hal ini dapat dilihat beberapa pecan awal Januari 3013 sudah ada Sat Pol PP yang bertugas disetiap kantor satker.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tanggamus,  Ir.Gunawan TW, dia mengatakan sudah  me­nganggarkan dana piket kepada anggota Sat Pol PP yang akan berjaga. ”Sudah dianggarkan tinggal mengeluarkan lagi perintah untuk piket, sekitar bulan Februari anggota Pol PP akan jaga lagi di tiap dinas karena itu sudah bagus,” katanya, Selasa (15/1).
Selama ini kendala tidak adanya penjagaan Sat Pol PP di SKPD karena anggaran. Dan kondisinya, SKPD yang dijaga tidak memberikan sekedar uang makan minum. Maka lama kelamaan anggota Pol PP yang berjaga enggan melaksanakan tugasnya. Dari dasar itu maka tahun ini dianggarkan dari APBD sebesar Rp 40 ribu kepada setiap anggota yang piket. Dana itu bisa dikeluarkan disesuaikan dengan waktu piket.
”Memang semestinya tugas anggota Pol PP itu berjaga di tiap dinas tidak cuma berkumpul saja di kantor mereka. Jadi dengan adanya anggaran ini mereka bisa kembali lagi berjaga dengan uang piket langsung dari APBD bukan diambi dari dana di tiap dinas,” ujar Gunawan.
Sekkab  menambahkan, tujuan penjagaan anggota Pol PP guna menjaga keamanan di SKPD. Dengan begitu maka saat ada kejadian kriminal atau kejadian lainnya dapat segera teratasi. Kemudian keberadaan mereka untuk mene­gakan disiplin PNS di SKPD.
”Mereka akan melaporkan absensi para PNS sehari dua kali, pagi dan sore. Kemudian absensi tersebut dilaporkan ke Sekkab untuk jadi penilaian para PNS,”kata Gunawan.
Di lingkup Pemkab Ta­ng­gamus sendiri tingkat  ke­disip­linan PNS masih rendah. Ke­rendahan itu terlihat dari mi­nimnya kehadiran dan pulang lebih awal dari jam kerja. Hal itu bisa diminimalisir dengan penempatan anggota Sat Pol PP. Para PNS harus memiliki keterangan jika tidak hadir dan memiliki alasan apabila tidak hadir atau dinas luar.(ral)

Aside 20 Jan
Warga Keluhkan Mahalnya Raskin
Diposting oleh: Sofyan   
Selasa, 15 Januari 2013
PULAUPANGGUNG– Harga Pen­jualan Beras Miskin (Raskin) di Pekon Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus diindikasi mencapai Rp 2.000,- Rp.2.300 per kilogram padahal harga ketetapan dari pemerintah hanya maksimal Rp1.600,- per ki­logramnya.
Terungkapnya permasalahan ini, berdasarkan banyaknya warga yang mengeluhkan mahalnya harga beras  raskin selama lima bulan terahir. Demikian diungkapkan sumber koran ini yang mewanti-anti agar namanya tdak sebutkan,kepada Radar Tang­gamus kemarin (15/1). Dia me­nga­takan bahwa dirinya merasa ke­beratan dengan harga yang di patok oleh pamong pekon itu.
”Sebenarnya saya keberatan, na­mun apa daya terpaksa saya harus cari pinjam dulu agar beras jatah saya itu dapat saya ambil. Dikarenakan, ka­lau saya terlambat,  jatah saya hi­lang,” katanya. Kenaikan yang di­lakukan pihak pekon dengan  me­la­ku­kan kenaikan harga  sudah berlangsung selama lima bulan terahir. Namun, setelah ada perotes oleh masyarakat, pihak pekon sendiri menyatakan harga tersebut sudah sesuai tarif dan dimaksudkan gu­na pemerataan pembagian raskin.
”Kenaikan ini katanya buat pemerataan. Akan tetapi, kami merasa keberatan dan mengeluh dengan harga raskin yang dijual melebihi ketetapan pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, selain mahal, raskin itu juga datang tidak menentu dengan jumlah dan harga yang berganti-ga­nti.­”Adakalanya hanya bisa menebus 10 kg dan terkadang malah bisa 15 kg dengan harga tetap Rp2.300 per kg,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pekon Gunung Meraksa Ifrantoni, kepada Radar Tanggamus saat di mintai keteranganya menganai mahalnya beras raskin mengatakan, tu­ju­annya hanya untuk dibagi ratakan agar tidak terjadi kesenjangan sosial, mengenai harga itu untuk menutup transportasi dan biaya lainnya.
” Sebenarnya itu bukan Rp 2.300 perkilo, namun hanya Rp 2000 perkilo, ini dilakukan sudah hasil kesepakatan antar masyarakat untuk membiayayi transport dan dan biaya lainnya,” katanya. (Zep)

tanggamus

20 Jan
Kepsek SMP Gisting Atas Sangkal Pungutan Liar
Diposting oleh: Sofyan   
Selasa, 15 Januari 2013
GISTING– Tudingan wali murid SMP Negeri I Gisting, Kecamatan Gisting, Tanggamus terhadap kepala sekolah Fatqul Hajar Aswad,M.Pd, yang diduga melakukan pungutan biaya rehab gedung sebesar Rp 110 ribu persiswa dalam pertahun, di­anggap tak benar. Pasalnya, penarikan dana yang dilakukan beberapa waktu lalu sudah hasil kesepakatan antar wali murid dan guru, yakni untuk membeli peralatan diluar sekolah.
“Sebenarnya itu bukan pungli (pu­ngutan liar, red). Namun tujuan dikumpulkannya wali murid dan guru disekolah beberapa waktu lalu, hanya untuk membeli peralatan di­luar tangungjawab sekolah dan itu juga sudah kesempakatan seluruh wali murid yang hadir. Adapun dana yang dimintai semampu wali murid,” kata Fatqul, kepada Radar Tanggamus ketika mengklarifikasi laporan yang masuk di via SMS redaksi kemarin.
Dia juga mengatakan apa yang dikerjakan dirinya sebagai kepala sekolah telah sesuai dengan aturan dari Dinas Pendidikan Ta­ng­ga­mus.­
”Saya, sekali lagi saya katakan, saya tidak pernah melakukan pu­ngutan dari siswa, apalagi de­ngan jumlah mencapai Rp 110 ribu persiswa, itu semua laporanya bohong,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh laporan wali murid itu dianggap tidak be­nar. Adapun penarikan dana untuk membeli pralatan diluar sekolah sudah disepakati seluruh wali murid, sedangkan bagi wali murid yag tidak hadir pada saat itu, dianggap sudah mensetujui kesepakatan itu. ”Tidak ada pe­narikan itu. Kalupun ada, mungkin di sekolah bersamaan waktu ada lomba kelas, yang dikumpulkan wali murid,” ujarnya.
Dia menerangkan, dirinya me­­nambahkan, kegiatan itu diluar  tanggungjawab wali murid untuk menghias sekolah. Memang ada iyuran, dan itu juga mereka sendiri yang membelikan peralatannya, masalah harga itu hasil ke­se­pakatan sendiri,” pungkasnya. (zep)

teknologi

20 Jan
 

Galaxy Note 8 Inci Bakal Tandingi iPad Mini

Ahmad Luthfi – Okezone
Minggu, 20 Januari 2013 11:36 wib
detail berita
(Foto: Zdnet)

SEOUL – Samsung kabarnya akan meluncurkan Galaxy S4 sebelum rilisnya Apple iPhone terbaru di tahun ini. Selain lini smartphone, produsen gadget asal Korea Selatan ini juga akan meluncurkan Galaxy Note 8 inci, yang disebut-sebut akan menandingi ketangguhan iPad Mini.

Dilansir Emirates247, Minggu (20/1/2013), perusahaan teknologi asal negeri ginseng ini berencana meluncurkan kedua perangkat unggulan untuk bertarung dengan kompetitornya (Apple). Samsung ingin meluncurkan Galaxy Note 8 inci lebih dahulu ketimbang iPad Mini.

Menurut Sammobile, Note 8 inci ini memiliki resolusi layar 1280×800 TFT (Super Clear LCD). Selain itu, perangkat anyar tersebut juga dibekali dengan kamera belakang 5MP dan kamera depan 1,3 MP.

Tidak hanya itu, Note 8 inci yang berbasis Android 4.2 (Jelly Bean) ini juga dilengkapi dengan RAM 2GB serta baterai 4600 mAh. Sammobile juga mengungkap bahwa Note 8 inci akan diperkenalkan bulan depan di ajang Mobile World Congress.

Samsung berencana menandingi Apple dengan menampilkan display canggih dan tambahan fitur S-Pen. Sementara itu, Apple iPad Mini memiliki keunggulan pada resolusi 1024×768 dan mengusung Retina Display. (fmh)